Borobudur Peace & Prosperity Festival adalah event tahunan yang mengundang organisasi dan pemimpin terkemuka dari seluruh dunia untuk mengunjungi Candi Borobudur dan merasakan persatuan, kedamaian, harmoni, dan kemakmuran melalui pertunjukan seni dan budaya serta tindakan kemanusiaan terhadap manusia dan alam sekitarnya.
Merti Karuna Bhumi Festival merupakan agenda tahunan yang digelar keempat kalinya untuk menghormati, merayakan, dan mewujudkan belas kasihan tanpa batas dari Bumi, rumah kita bersama — waktu untuk menghargai keajaiban alam serta merefleksikan tanggung jawab kita sebagai penjaga planet ini.
Event ini dilaksanakan di Candi Pawon dan Candi Borobudur, Jawa Tengah, pada 9–12 Mei 2025, diprakarsai oleh Meccaya bermitra dengan P3I, Mangkualaman, dan MATRA. BPF 2025 dihadiri Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha Djumaryo.
Visi: mempromosikan Borobudur sebagai pusat budaya festival di Indonesia, sebagai destinasi utama ziarah Buddha untuk perayaan Waisak dan Ulambana, serta sebagai episentrum cita-cita Nusantara untuk Perdamaian, Kemakmuran, dan Persatuan dalam Keberagaman (Bhinneka Tunggal).
Penanggung jawab utama event, Sri Paduka KGPAA Mangku Alam II (Praja Mangkualaman), melalui Ketua Panitia Jeffry Yunus, SE, MM., melaporkan UNICEF diundang menyampaikan pidato utama pada puncak acara di Candi Borobudur, Minggu 11 Mei 2025. Panitia juga membuka Collaborative Humanitarian Act dengan UNICEF untuk mendukung tumbuh kembang anak di Kabupaten Magelang dan masyarakat se-Indonesia.
Digelar Kirab Budaya dengan tiga Pasukan Bregodo Mangkualaman mengawal raja, sultan, dan penglingsir se-Nusantara serta para bhiksu, didampingi Ketua Umum MATRA KPH Andi Bau Malik Barammamase, SH. Para “Bhiksu Thudong” berjalan kaki dari Thailand hingga Candi Borobudur untuk merayakan Waisak di acara BPF & Pisowanan Ageng Praja Mangkualaman.
Malam Puncak 4th BPF, 11 Mei 2025, di Taman Asobya, Candi Borobudur, dihadiri lebih dari 100 raja, sultan, dan penglingsir se-Nusantara dan Malaysia — antara lain Sri Paduka KGPAA Mangku Alam II, SISK Susuhunan Pakoe Boewono XIII (Kasunanan Surakarta), Sultan Pontianak IX Sultan Syarif Melvin Alkadrie, Raja Klungkung Ida Dalem Smara Putra, dan KPH Andi Bau Malik Barammamase (Kerajaan Gowa/Ketua Umum DPP MATRA).
The Borobudur Peace & Prosperity Festival is an annual event inviting leading organisations and figures from around the world to visit Candi Borobudur and experience unity, peace, harmony, and prosperity through arts and cultural performances and humanitarian acts toward people and the surrounding nature.
The Merti Karuna Bhumi Festival, held for the fourth time, honours, celebrates, and embodies the boundless compassion of the Earth, our shared home — a moment to appreciate the wonders of nature and reflect on our responsibility as guardians of this planet.
The event was held at Candi Pawon and Candi Borobudur, Central Java, on 9–12 May 2025, initiated by Meccaya in partnership with P3I, Mangkualaman, and MATRA. BPF 2025 was attended by Indonesia’s Deputy Minister of Culture, Giring Ganesha Djumaryo.
Vision: to promote Borobudur as Indonesia’s festival culture centre, as a primary Buddhist pilgrimage destination for Vesak and Ulambana, and as the epicentre of the archipelago’s ideals of Peace, Prosperity, and Unity in Diversity (Bhinneka Tunggal).
The principal organiser, Sri Paduka KGPAA Mangku Alam II (Praja Mangkualaman), through committee chair Jeffry Yunus, SE, MM., reported that UNICEF was invited to deliver the keynote at the festival’s climax at Candi Borobudur on Sunday 11 May 2025. The committee also opened a Collaborative Humanitarian Act with UNICEF to support child development in Magelang Regency and communities across Indonesia.
A Cultural Procession was held with three Mangkualaman Bregodo regiments escorting kings, sultans, and elders of the archipelago along with monks, accompanied by MATRA Chairman KPH Andi Bau Malik Barammamase, SH. The “Thudong Monks” walked on foot from Thailand to Candi Borobudur to celebrate Vesak at the BPF & Pisowanan Ageng Praja Mangkualaman.
The 4th BPF gala night, 11 May 2025, at Taman Asobya, Candi Borobudur, was attended by more than 100 kings, sultans, and elders from across the archipelago and Malaysia — including Sri Paduka KGPAA Mangku Alam II, SISK Susuhunan Pakoe Boewono XIII (Surakarta Sunanate), Sultan Pontianak IX Sultan Syarif Melvin Alkadrie, King of Klungkung Ida Dalem Smara Putra, and KPH Andi Bau Malik Barammamase (Kingdom of Gowa / MATRA Chairman).