Borobudur Peace & Prosperity Festival adalah event tahunan yang mengundang organisasi dan pemimpin terkemuka dari seluruh dunia untuk mengunjungi Candi Borobudur dan merasakan persatuan, kedamaian, harmoni, dan kemakmuran melalui pertunjukan seni dan budaya serta tindakan kemanusiaan terhadap manusia dan alam sekitarnya.

Merti Karuna Bhumi Festival digelar ketiga kalinya untuk menghormati, merayakan, dan mewujudkan belas kasihan tanpa batas dari Bumi, rumah kita bersama. Event ini dilaksanakan di Candi Pawon dan Candi Borobudur, Jawa Tengah, pada 21–23 Mei 2024.

Visi: mempromosikan Borobudur sebagai pusat kebudayaan festival di Indonesia, sebagai destinasi utama ziarah Buddha untuk perayaan Waisak dan Ulambana, serta sebagai episentrum cita-cita Nusantara untuk Perdamaian, Kemakmuran, dan Persatuan dalam Keberagaman (Bhinneka Tunggal).

Penanggung jawab utama, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangku Alam II, melalui Ketua Panitia Jeffry Yunus, SE., MM., melaporkan UNICEF diundang menyampaikan pidato utama pada puncak acara di Candi Borobudur, Rabu 22 Mei 2024. Panitia juga membuka Collaborative Humanitarian Act dengan UNICEF untuk mendukung tumbuh kembang anak di Kabupaten Magelang dan masyarakat se-Nusantara.

Partnering Organizations BPF 2024: TWC (PT Taman Wisata Candi), InJourney (PT Aviasi Pariwisata Indonesia), Praja Mangkualaman, dan P3I (Perkumpulan Pecinta Pariwisata Indonesia).

Pimpinan komite, dewan wali, dewan kehormatan, dewan rohani, dan dewan penasihat antara lain: Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, Mayjend. (Pol). Dr. Sidarto Danusubroto, Benyamin Surya Prakasa, Setyono Djuandi Darmono, Henry Liem, Prof Rhenald Kasali Ph.D., KGPAA Mangku Alam II, Ferry Salim, Jeffry Yunus, dan Dr. Dewi Motik Pramono.

Hadir Duta Nasional UNICEF Indonesia Ferry Salim, serta para duta besar dari Palestina, Yordania, Oman, Mesir, Ukraina, Maroko, Sri Lanka, dan Swiss. Para peserta — raja, ratu, tokoh dan ketua lembaga adat, tomakaka, dan sultan — adalah komunitas yang terhimpun dalam Masyarakat Adat Nusantara (MATRA).

The Borobudur Peace & Prosperity Festival is an annual event inviting leading organisations and figures from around the world to visit Candi Borobudur and experience unity, peace, harmony, and prosperity through arts and cultural performances and humanitarian acts toward people and the surrounding nature.

The Merti Karuna Bhumi Festival, held for the third time, honours, celebrates, and embodies the boundless compassion of the Earth, our shared home. The event was held at Candi Pawon and Candi Borobudur, Central Java, on 21–23 May 2024.

Vision: to promote Borobudur as Indonesia’s festival culture centre, as a primary Buddhist pilgrimage destination for Vesak and Ulambana, and as the epicentre of the archipelago’s ideals of Peace, Prosperity, and Unity in Diversity (Bhinneka Tunggal).

The principal organiser, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangku Alam II, through committee chair Jeffry Yunus, SE., MM., reported that UNICEF was invited to deliver the keynote at the festival’s climax at Candi Borobudur on Wednesday 22 May 2024. The committee also opened a Collaborative Humanitarian Act with UNICEF to support child development in Magelang Regency and communities across the archipelago.

BPF 2024 Partnering Organizations: TWC (PT Taman Wisata Candi), InJourney (PT Aviasi Pariwisata Indonesia), Praja Mangkualaman, and P3I (the Indonesian Tourism Lovers Association).

Committee leaders, boards of trustees, honour, spiritual, and advisory councils included: General (Ret.) Dr. H. Moeldoko, Maj. Gen. (Pol.) Dr. Sidarto Danusubroto, Benyamin Surya Prakasa, Setyono Djuandi Darmono, Henry Liem, Prof Rhenald Kasali Ph.D., KGPAA Mangku Alam II, Ferry Salim, Jeffry Yunus, and Dr. Dewi Motik Pramono.

Indonesia’s UNICEF National Ambassador Ferry Salim attended, along with ambassadors from Palestine, Jordan, Oman, Egypt, Ukraine, Morocco, Sri Lanka, and Switzerland. The participants — kings, queens, customary leaders, tomakaka, and sultans — are the community united within Masyarakat Adat Nusantara (MATRA).